Kesehatan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan Karyawan. Jika sedang mengalami sakit maka dipastikan karyawan tersebut tak akan mampu berkonsentrasi dan mengerjakan pekerjaannya secara maksimal. Itulah sebabnya Pimpinan Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama menaruh perhatian serius terhadap penanganan perawatan kesehatan karyawannya.

Bertepatan dengan perayaan ulang tahun KSP-SB ke-12, pada 8 Januari 2016 bertempat di Ruang Khalifah Paripurna lantai 6 Kantor Pusat KSP-SB, berlangsung penanda-tanganan Nota Kesepakatan antara Direktur Utama KSP-SB Dang Zeany Kurdinansyah dan Direktur Rumah Sakit Islam Bogor Dr. H. M. Djunaidi Ilyas, Sp.Pd yang diwakili oleh Wakil Direktur RSIB, Drg. Dewi Wiyana dalam hal penanganan kesehatan karyawan KSP-SB dan keluarga, khususnya Kantor Pusat dan Kantor Regional Bogor.

tandatangan-rsib

Penanda-tanganan Nota Kesepakatan KSP-SB dengan RS. Islam Bogor

Bentuk kerjasama yang dilakukan mencakup Rawat Jalan dan Rawat Inap untuk karyawan dan keluarga (Istri dan 3 anak). Program ini merupakan fasilitas tambahan terhadap karyawan yang telah juga didaftarkan ke BPJS Kesehatan sesuai ketentuan Pemerintah dalam UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. “Kami meng-cover selisih antara realisasi biaya berobat dengan yang di cover BPJS kesehatan. Tentu dengan Plafon yang telah ditetapkan perusahaan, juga agar karyawan terlayani dengan cepat saat menghadapi kondisi gawat darurat (emergency).”kata Anthony Pantow, Kepala Departemen Administrasi Kepersonaliaan Karyawan.

“Saya mendapat laporan dari Kepala Departemen Administrasi Kepersonaliaan Karyawan tentang rencana kerjasama ini. Saya meminta agar kerjasama dengan RSIB ini adalah Pilot Project bagi daerah operasional KSP-SB lainnya. Nantinya saya harapkan dapat dilakukan kerjasama dengan rumah sakit-rumah sakit di lokasi Kantor Regional KSP-SB lainnya”, ungkap Dang Zeany Kurdinansyah dalam sambutannya.

“Dulu kesehatan karyawan kami ditangani sebuah asuransi kesehatan. Sejak Pemerintah memberlakuan BPJS kesehatan, maka kami mengikutkan karyawan pada BPJS Kesehatan. Dengan bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Bogor ini kami ingin memberi nilai tambah berupa kemudahan dan kepastian pelayanan”, tambah Wawan Hartawan, Kepala Biro Operasional KSP-SB.

Prosesi Penanda-tangan Nota Kesepakatan antara KSP-SB dengan Rumah Sakit Islam Bogor tersebut dihadiri oleh Ketua Pengawas KSP-SB Iwan Setiawan, Ketua Pembina Yayasan RSIB, H. Hardi Muhammad Arifin serta Ketua Yayasan RSIB, Prof. Dr. Ir. H. Abdul Azis Darwis, Msc. Juga disaksikan Anggota Pengawas KSP-SB Vini Noviani, SH., Pengurus KSP-SB Eman Soeherman dan Management Rumah Sakit Islam Bogor serta segenap karyawan Kantor Pusat KSP-SB.

simbolis-kartu-rsib

Penyerahan Secara Simbolis Kartu Berobat RSIB

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pembina Yayasan RSIB H. Hardi Muhammad Arifin menyerahkan secara simbolis Kartu Berobat RSIB kepada Ketua Yayasan KSP-SB Iwan Setiawan.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pimpinan KSP-SB, In Sya Allah kami berkomitment untuk memberi pelayanan terbaik kepada seluruh pimpinan, karyawan dan anggota keluarga di KSP-SB yang berobat kepada kami”, demikian disampaikan H. Hardi Muhammad Arifin.